Posted on Juni 30, 2008 by triwidodo
‘Tunjukilah Kami Jalan yang Lurus’
Ihdinash shiraathal musta’iin. Ayat ‘Tunjukilah Jalan yang Lurus’, dalam Surat Al Faatihah ayat 6, mempunyai kaitan erat dengan beberapa keadaan. Pertama, adanya keyakinan terhadap Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang yang selalu memberi petunjuk atau hidayah. Kedua, manusia sedang melakukan perjalanan hidup dan setiap saat dihadapkan pada arah jalan yang [...]
DIarsipkan di bawah: kelembutan Islam | Ditandai: dharma, kelembutan Islam, sangha | 2 Komentar »
Posted on Juni 26, 2008 by triwidodo
Gelombang otak dan frekuensi napas
Alat pengukur gelombang otak adalah Electro Encephalograph (EEG). Grafik EEG menunjukkan pergerakan gelombang otak. Satuan ukuran dalam EEG adalah berapa bunyi tut dalam satu detik. Satu bunyi tut sama dengan satu putaran per detik atau 1 hertz.
Keadaan tegang atau rileks mempengaruhi gelombang otak. Pada waktu normal, keadaan dimana dalam [...]
DIarsipkan di bawah: keselarasan dengan alam | Ditandai: alam, guru-rohani, kesadaran, keselarasan dengan alam, meditasi, renungan diri, spiritual | 1 Komentar »
Posted on Juni 18, 2008 by triwidodo
Ibu, telapak kaki, dibawah telapak kaki dan kasih tak berkesudahan
Kata mutiara ’surga di bawah telapak kaki ibu’, mempunyai kaitan erat dengan makna ‘ibu’. Akan tetapi ada hal yang sering luput dari perhatian yaitu makna ‘telapak kaki’ dan makna yang ada ‘dibawah telapak kaki’ yaitu bumi. Secara tersirat pun jelas terdapat ungkapan pemahaman kasih tanpa kekerasan. [...]
DIarsipkan di bawah: keselarasan dengan alam | Ditandai: alam, guru ruhani, kesadaran, keselarasan dengan alam, renungan diri | 2 Komentar »
Posted on Juni 17, 2008 by triwidodo
Masyarakat katak di dalam sumur dan burung pembawa berita
Ada cerita spiritual yang patut dihayati. Sebuah Katak Kecil Cerdas lahir dan dibesarkan di dalam sebuah sumur. Bapak-ibu, kakek-nenek, pemuka, tokoh mayarakat katak menjelaskan bahwa dunia ini adalah sumur ini, mereka tidak dapat lepas dari sumur ini, usaha keluar sumur ini adalah sia-sia. Itulah batas kesadaran masyarakat [...]
DIarsipkan di bawah: renungan diri | Ditandai: guru, kesadaran, keterikatan, mind body soul, renungan diri | 2 Komentar »
Posted on Juni 12, 2008 by triwidodo
Sekelompok masa melakukan tindak kekerasan terhadap sebuah kelompok lain yang sedang berkumpul dengan tujuan damai. Pemicunya adalah fatwa tentang “kebenaran”. Apakah kebenaran yang diyakini ini benar berdasarkan pandangan politis yang berujung kekuasaan ataukah suatu tindakan yang bersifat benar, tulus dan keluar dari hati nurani? Penyelesaian oleh yang berwenang pun terperangkap dalam kebenaran menurut kerangka tertentu. [...]
DIarsipkan di bawah: renungan diri | Ditandai: fatwa, kebenaran, kekerasan, nurani, simbol agama | Leave a Comment »
Posted on Juni 9, 2008 by triwidodo
Bhinneka Tunggal Ika
Catatan Kecil Ketujuh
Di Kota Kargil yang kecil yang terletak diantara Srinagar dan Leh, di batas kotanya terdapat tulisan diatas pasangan batu dengan huruf yang besar Unity in Diversity is our Faith, yang mengingatkan kita dengan semboyan negara kita Bhinneka Tunggal Ika. Bedanya nampak jelas bahwa masyarakat di Jammu dan Kashmir memang tidak mempermasalahkan [...]
DIarsipkan di bawah: perjalanan ruhani ke Kashmir dan Leh | Ditandai: catatan pribadi, guru-rohani, kesadaran, perjalanan ruhani | Leave a Comment »
Posted on Juni 9, 2008 by triwidodo
Vihara Thicksey dan Hemis
Catatan Kecil Pribadi
Happy Wedding Anniversary to Triwidodo & Rosita.
May your relation sthrengthen into a lasting bond of frienship.
Leh, Ladakh 19th May 2008
From Spiritual Journey Members 11th – 22nd May 2008.
Ditandangani Guruji dan 17 teman seperjalanan, di lembar pertama buku hadiah Guruji dan teman-teman seperjalanan, The Fifth Gospel, karya Fida Hassnain dan Dahan [...]
DIarsipkan di bawah: perjalanan ruhani ke Kashmir dan Leh | Ditandai: guru ruhani, hemis, himalaya, kesadaran, perjalanan ruhani | 3 Komentar »
Posted on Juni 7, 2008 by triwidodo
Tuntutan hukum terhadap FPI akibat peristiwa 1 Juni 2008 di Monas, harus terus diupayakan. Kejahatan akan merajalela kalau orang baik diam. Vibrasi, semangat menegakkan kebenaran, dan gelora meneguhkan NKRI harus terus dikumandangkan. Mereka yang bilang Aku Cinta Indonesia dan telah melihat dengan jelas pihak yang mengkotak-kotakkan Indonesia harus terus dibangkitkan untuk bersuara. Silent Majority telah [...]
DIarsipkan di bawah: catatan pribadi | Ditandai: arjuna, catatan pribadi, ibu-pertiwi, marpa, milarepa, padamu-negeri | Leave a Comment »
Posted on Juni 3, 2008 by triwidodo
Menyimak Peristiwa 1 Juni 2008 di Monas dan rentetan kejadian sebelumnya.
Perih
Sedih
Haru
Tangis
Menyesak dada
Kecewa
Panas membara
Memenuhi rongga dada
Bunda Pertiwi,
Dikau lah Bunda yang sebenarnya.
Kukutip goresan pena, ketikan keyboard Putra Terbaikmu
Beloved,
Keadaan saya saat ini seperti seorang ibu yang telah merelakan anak-anaknya untuk maju ke medan perang. Mereka telah kembali dengan badan mereka berlumuran darah. Sang ibu menangis, hatinya pecah berkeping, [...]
DIarsipkan di bawah: dialog ibu pertiwi | Ditandai: cinta indonesia, ibu-pertiwi, nusantara-raya, sejarah | Leave a Comment »
Posted on Juni 3, 2008 by triwidodo
Sepenggal Jalan Sutera Melintasi Pegunungan Himalaya
Catatan Kecil Keenam
Jalan Sutera adalah jalan perdagangan yang membentang dari Chang An di China ke laut Tengah dan Timur Tengah. Dari pertengahan Jalan Sutera di Yarkand ada jalan ke Selatan menuju Leh dan Kashmir. Jalan Sutera ini mempertemukan peradaban Timur dengan Barat. Sepenggal Jalan Sutera ke India ini melalui beberapa [...]
DIarsipkan di bawah: perjalanan ruhani ke Kashmir dan Leh | Ditandai: catatan pribadi, himalaya, kesadaran, perjalanan ruhani, renungan diri | Leave a Comment »