Posted on Februari 28, 2009 by triwidodo
Lama Pakdhe Jarkoni, tidak muncul di rumahnya. Rupanya pakdhe Jarkoni sedang sibuk mengurusi sawahnya di desa. Sawah itu memang jadi penopang penghasilan Pakdhe, sehingga bisa hidup tenang di kota. Pakdhe Jarkoni juga paham ada ‘misteri’ yang belum terungkapkan, bahwa pakdhe berpikir mendapat penghasilan dari sawah, padahal keyakinan pakdhe adalah Gustilah yang telah memberikan rejeki pada [...]
DIarsipkan di bawah: dialog ibu pertiwi | Ditandai: bhagavad gita, kesadaran, ki ageng suryamentaram, nomer satu, sun tzu | 1 Komentar »
Posted on Februari 27, 2009 by triwidodo
Sehabis mandi sepulang dari tugas ke luar kota, seorang suami bercakap-cakap dengan isterinya. Anak-anaknya sedang ‘ngenet’ di dekat mereka, sehingga tanpa sadar mereka menyimak percakapan ayah ibunya.
Sang Suami: Isteriku, tadi saya ikut pembinaan kepegawaian karyawan di Kudus. Pembicara yang diundang dari Badan Kepegawaian Daerah. Orangnya gaul dan banyak senda gurau, seluruh karyawan merasa betah mendengarkannya. [...]
DIarsipkan di bawah: dialog rasa | Ditandai: anand krishna, kepompong, kesadaran, persahabatan, sinden tosca | Leave a Comment »
Posted on Februari 26, 2009 by triwidodo
Sehabis mandi setelah pulang dari perjalanan jauh ke Candi Gedongsanga Kabupaten Semarang, seorang ibu berdiskusi dengan anak gadisnya,
Sang Gadis: Mi, rasanya segar ya Mi, setelah mandi keramas, tinggal nonton tivi dan santai sampai ketiduran.
Sang Ibu: Bepergian membuat badan kotor, berkeringat dan berdebu, mandi membuat tubuh segar kembali. Kita perlu bersyukur terhadap air, yang setelah [...]
DIarsipkan di bawah: dialog rasa | Ditandai: air, kesadaran, maitreya | Leave a Comment »
Posted on Februari 25, 2009 by triwidodo
Latar Belakang
Kakawin Hariwangsa ditulis oleh Mpu Panuluh pada zaman pemerintahan Prabu Jayabaya dari Kerajaan Kediri, tahun 1135-1157. Cerita ini beraroma khas Nusantara, karena banyak hal yang berbeda dengan kisah aslinya di India. Ada maksud tertentu mengapa Pandawa bisa memerangi Prabu Kresna, mengapa musuh bebuyutan Prabu Kresna bisa berdamai dan semuanya berakhir baik. Ada pakar yang [...]
DIarsipkan di bawah: kearifan lokal, wayang | Ditandai: anand krishna, budaya, hariwangsa, kesadaran, prabu kresna, wayang | Leave a Comment »
Posted on Februari 24, 2009 by triwidodo
Sambil menunggu kedatangan ‘Kereta Harina’ jurusan Bandung di Stasiun Tawang Semarang, seorang bapak setengah umur dan berkacamata tebal mengajak bicara seorang anak muda yang nampaknya masih kuliah. Sang Mahasiswa, sesekali melihat netbook di pangkuannya, nampaknya dia sedang ‘browsing’. Percakapan antara generasi tua dengan generasi muda tersebut menarik perhatian orang.
Sang Generasi Tua: Berangkat ke Bandung dik? [...]
DIarsipkan di bawah: dialog ibu pertiwi, keselarasan dengan alam | Ditandai: anand krishna, meditasi, pencemaran, timbal, zen | Leave a Comment »
Posted on Februari 24, 2009 by triwidodo
Ini judul laporan khusus National Intelligence Council (NIC) Amerika Serikat pada November lalu. Judul yang mengindikasikan, dunia kita sedang mengalami perubahan sangat radikal.
“Sistem internasional – yang dibangun paska Perang Dunia II – hampir tak dikenali lagi oleh para pemberi donor pada tahun 2025 mendatang dan digantikan kemunculan kekuatan baru, ekonomi kian mengglobal, perpindahan bersejarah kekayaan [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, terorisme, trend global | Leave a Comment »
Posted on Februari 23, 2009 by triwidodo
Pada Saptu pagi, anak-anak sudah pergi kuliah dan dirumah hanya ada sepasang suami istri ‘manula’, manusia usia lanjut yang sudah ‘bau tanah’, istilah para sahabat mereka. Di depan rak buku yang dipenuhi buku-buku dan beberapa CD dari Guru Spiritual serta ‘obat gosok’ dan ‘jamu tolak angin’ sebagai perlengkapan orang tua, mereka bercengkerama. Yang namanya orang [...]
DIarsipkan di bawah: dialog ibu pertiwi, kearifan lokal | Ditandai: guru ruhani, laku, Sri Mangkunagara IV | 1 Komentar »
Posted on Februari 22, 2009 by triwidodo
Seorang anak remaja sedang memperlihatkan hasil teknologi Google Earth di layar monitor kepada Ayahnya. Pembicaraan keduanya patut disimak.
Sang Remaja: Papa, lihat rumah kita dalam google earth, lihat bentuknya yang sama persis, lihat pula jalan dan gang-gang kecil di RT RW lingkungan kita semuanya nampak jelas. Teknologi sudah sangat berkembang Pah. Zaman papa dulu, komputer belum [...]
DIarsipkan di bawah: dialog ibu pertiwi | Ditandai: facebook, google earth, kesadaran | Leave a Comment »
Posted on Februari 20, 2009 by triwidodo
Cinta Buta Dewi Uma terhadap Bathara Guru
Cerita yang digambarkan pada relief Candi Sukuh mengungkapkan cerita Sudamala. Bermula ketika Bathara Guru, Dewa Siwa yang sakit parah, sehingga dia minta kepada Dewi Uma untuk mencarikan obat. Obat yang bisa menyembuhkan penyakitnya itu adalah susu lembu hitam. Karena cintanya terhadap sang suami, Dewi Uma segera pergi mencari air [...]
DIarsipkan di bawah: kearifan lokal, wayang | Ditandai: anand krishna, budaya, kesadaran, nusantara, psikologi, sadewa, wayang | Leave a Comment »
Posted on Februari 19, 2009 by triwidodo
Sang Duta Kebenaran
Para leluhur kita menghormati para Duta Kebenaran. Hanya para raksasa dan mereka yang berjiwa raksasa yang mengabaikan datangnya Duta Kebenaran. Hanuman adalah Duta ke negeri Alengka sebelum negeri umat raksasa dihancurkan Sri Rama. Prabu Kresna adalah Duta Kebenaran sebelum perang bharatayuda dimulai. Ada putaran cakra, ada waktu yang diberikan untuk memilih Kebenaran yang [...]
DIarsipkan di bawah: kearifan lokal, wayang | Ditandai: alam, anand krishna, kesadaran, meditasi, nusantara, wayang | Leave a Comment »