Posted on Juli 31, 2009 by triwidodo
Dunia masih belum selesai dengan evolusi fisiknya. Sementara itu, para pecinta sudah mengalami evolusi batin, maka dunia tidak dapat memahami keadaan para pecinta. Dunia akan selalu menolak para pecinta seperti itu, termasuk keluarga dan kerabat terdekatnya. Kalau mau menapaki jalur itu, kita harus bersiap-siap untuk itu. Jalan yang sedang kita tempuh adalah jalan yang tidak [...]
DIarsipkan di bawah: kearifan lokal, wayang | Ditandai: anand krishna, lawa kusa, terorisme, walmiki, wayang | Leave a Comment »
Posted on Juli 29, 2009 by triwidodo
Dan, di atas segalanya, Anugerah-Nya yang sungguh tak tertandingi ialah “Kebebasan”. Ia memberi kita kebebasan untuk berpikir, berkarya, Ia tidak memperbudak kita. Jika kita berhamba kepada-Nya, maka itu pun bukanlah karena perintah-Nya. Tetapi, semata karena cinta kita, karena kesadaran serta keinginan kita untuk berhamba. Ia membebaskan kita dari belenggu-belenggu keterikatan, keserakahan dan lain sebagainya yang [...]
DIarsipkan di bawah: kearifan lokal, wayang | Ditandai: anand krishna, mokhsa, wayang | Leave a Comment »
Posted on Juli 27, 2009 by triwidodo
Anand Krishna*
(Radar Bali, Senin 27 Juli 2009)
http://www.akcbali.org/index.php?option=com_content&view=article&id=222:waspadalah-bali&catid=15&Itemid=56
Bali pernah menjadi korban pemboman yang dilakukan oleh para penjahat berkedok agama, maka ia dapat memahami duka Jakarta, ketika hotel J.W.Marriott dan Ritz Carlton dibom pada tanggal 17 Juli yang lalu.
Kita semua berdoa, kita semua berharap bahwa kejadian serupa tak terulangi lagi. Tentunya doa dan harapan adalah kekuatan batin [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, terorisme | Leave a Comment »
Posted on Juli 26, 2009 by triwidodo
Perhatikan pikiran Anda; perhatikan pola kerja mind Anda. Mind yang selama ini terasa begitu liar, sesungguhnya memiliki pola kerja yang sangat sederhana. Ibarat perseneling mobil. Mind hanya memiliki tiga gigi. Tidak lebih dari itu. Suka, tidak suka dan cuwek, itulah gigi-gigi mind. Tidak ada gigi keempat, kelima dan seterusnya. Hanya tiga gigi. Selama ini yang [...]
DIarsipkan di bawah: srimad bhagavatam | Ditandai: anand krishna, atisha, wayang, bali, vamana | Leave a Comment »
Posted on Juli 25, 2009 by triwidodo
Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=148
Kunjungan pertama saya ke Bali pada tahun 1970-an – saya kira, tak seberapa lama yang lalu. Saya ingat bahwa saya tinggal di Sanur. Anggaran saya terbatas, toh saya bisa memperoleh pondokan yang lumayan bagus di tepi pantai.
Pada hari itu masih banyak hotel kecil di sana, sebagian besar dikelola oleh orang luar negri yang tinggal [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, bangsa, karma | Leave a Comment »
Posted on Juli 23, 2009 by triwidodo
Beda orang, beda insting hewani yang tersisa, dan beda pula stimulus yang dapat membangkitkan keliaran dalam dirinya. Kelemahan adalah kelemahan. Apakah itu kecanduan, ketergantungan pada obat-obatan, seks, makanan, rokok atau apa saja. Yang satu terpeleset karena kulit pisang. Yang satu lagi terpeleset karena kulit mangga, atau hanya karena lantainya licin. Mereka semua sama-sama jatuh. Tidak [...]
DIarsipkan di bawah: kearifan lokal, wayang | Ditandai: anand krishna, wayang, hanuman | Leave a Comment »
Posted on Juli 22, 2009 by triwidodo
Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=141#more-141
Beberapa saat setelah hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton dibom Jumat lalu, juru bicara kepresidenan Andi Malarangeng menyampaikan keprihatinan Presiden Susialo Bambang Yudhoyono di televisi, dan mengatakan Presiden akan mengunjungi lokasi kejadian secepatnya, tapi karena ini “hari Jumat, dan hampir saatnya sholat”, kunjungan ditunda setelah sholat selesai.
Akhirnya kunjungan tetap ditunda sampai pada hari berikutnya, karena [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna | 2 Komentar »
Posted on Juli 20, 2009 by triwidodo
SURAT TERBUKA UNTUK PARA ULAMA DAN TOKOH AGAMA ISLAM DI INDONESIA
AGAR MENYATAKAN DENGAN TEGAS BAHWA PARA TERORIS, TERMASUK PARA PENDUKUNG DAN SIMPATISANNYA, SEBAGAI ORANG YANG TELAH KELUAR DARI AJARAN ISLAM YANG DISAMPAIKAN OLEH RASUL MUHAMMAD SAW
Indonesia kembali berduka, belum lagi hilang duka para korban pemboman keji Hotel J.W. Marriott pada tanggal 5 Agustus 2003, kini [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: IMN | Leave a Comment »
Posted on Juli 20, 2009 by triwidodo
Anand Krishna*
(Radar Bali, Senin 20 Juli 2009)
http://www.akcbali.org/
Walikota Bogor H Diani Budiarto dikabarkan sedang, atau telah (tergantung berita mana yang Anda percayai) mematangkan pencanangan Kota Halal.
Saya beranda-andai saja, bagaimana bila Bali ikut mematangkan pencanangan Pulau Halal.
Walau sama-sama halal, tentu matrix yang digunakan oleh Bali akan beda dari matrix yang digunakan oleh Bogor. Rujukannya beda, pihak yang [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna | Leave a Comment »
Posted on Juli 20, 2009 by triwidodo
Bila kita masih ingin hidup “utuh” sebagai Orang Indonesia, kita harus menerima “keutuhan” bangsa serta budaya kita. Kita harus kembali pada mitos-mitos yang telah menjadi “akar budaya” kita, budaya Nusantara yang “mengutuhkan”! Budaya Nusantara yang masih mampu mempersatukan kita dan menyuntiki kita dengan semangat baru untuk menghadapi dan memecahkan setiap persoalan bangsa. *1 Indonesia Jaya
Menggali [...]
DIarsipkan di bawah: kearifan lokal, srimad bhagavatam | Ditandai: anand krishna, kebenaran, kekerasan, wayang | 1 Komentar »