Posted on Agustus 30, 2009 by triwidodo
Hubungan kita dengan sesama manusia menuntut kesabaran, dan hubungan kita dengan Tuhan menuntut keyakinan. Dua kata sederhana ini mengatur seluruh kehidupan manusia. Interaksi dengan dunia dan hubungan dengan Tuhan adalah dua urusan utama manusia. Tidak ada urusan lain. Sejak lahir sampai mati, inilah dua hal yang harus diurusi. Karena itu, kesabaran dan keyakinan dapat dijadikan [...]
DIarsipkan di bawah: srimad bhagavatam | Ditandai: anand krishna, pengorbanan, srimad bhagavatam, win win solution | Leave a Comment »
Posted on Agustus 27, 2009 by triwidodo
Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=181
Sebagaimana diberitakan oleh Radar Bali (16/08/09), kawan saya Dewa Gede Palguna mengkhawatirkan “penghancuran” Bali oleh dirinya sendiri. Sebabnya adalah “kesatuan-kesatuan hukum adat” yang barangkali membutuhkan peremajaan dan “kesadaran kolektif” yang baru.
Saya sangat setuju dengan pendapat Palguna. Saya pun mengkhawatirkan hal yang sama. Padahal, semestinya itu tidak terjadi. Semestinya kekhawatiran kita tidak beralasan. Namun, faktanya [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: adat, anand krishna, budaya, tradisi | Leave a Comment »
Posted on Agustus 26, 2009 by triwidodo
Sadar, bebas dan hidup. Perhatikan urutan ini. Anda harus mulai dari kesadaran. Sadar dulu, baru memproklamasikan kemerdekaan. Kemerdekaan, kebebasan tanpa kesadaran tidak akan tahan lama. Kesadaran adalah bekal awal. Tanpa bekal itu, kemerdekaan yang anda proklamasikan tidak bermakna sama sekali. Sewaktu-waktu, jiwa anda bisa dijajah kembali. Dulu penjajahnya lain, sekarang penjajahnya lain. Budak tetap budak. [...]
DIarsipkan di bawah: srimad bhagavatam | Ditandai: anand krishna, kesadaran, parikesit, shuka, srimad bhagavatam | Leave a Comment »
Posted on Agustus 25, 2009 by triwidodo
Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=187
Dalam pidato kenegaraannya pada 15 Agustus 2009, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebutkan kemandirian, daya saing dan peradaban yang unggul sebagai tiga faktor penting dalam perkembangan bangsa.
Kemandirian Diri Bangsa, atau Nasionalisme dalam bahasa presiden pertama kita Soekarno, tak bisa lagi bertahan di luar bingkai yang lebih besar dari Internasionalime. Kemandirian diri nasional kita harus mengenal [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna | Leave a Comment »
Posted on Agustus 23, 2009 by triwidodo
Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind
Seperti Mbah Surip, seperti para seniman lainnya, seperti nantinya juga saya dan Anda, W.S. Rendra pun akhirnya mati. Namun, lain matinya Rendra dan Mbah Surip, dan barangkali lain pula mati kita.
Rendra, seperti juga Mbah Surip meninggalkan cerita, banyak cerita. Kita belum tentu meninggalkan apa-apa. Hidup kebanyakan orang tanpa cerita yang berarti. Sekolah, pacaran, bekerja, [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, rendra, mbah surip | Leave a Comment »
Posted on Agustus 23, 2009 by triwidodo
Kenapa kita terikat pada sesuatu? Karena kita melihat sesuatu itu di luar diri kita, dan timbul keinginan untuk memilikinya. Pernahkah kita merasa terikat dengan ginjal, hati, dan jeroan kita? Tidak, karena kita tahu semua itu ada dalam diri kita. Kita bahkan tidak pernah memikirkan mereka. Tidak pernah peduli tentang jantung dan paru, hingga pada suatu [...]
DIarsipkan di bawah: srimad bhagavatam | Ditandai: anand krishna, bhagavad gita, srimad bhagavatam, Narada, parikesit, shuka | Leave a Comment »
Posted on Agustus 22, 2009 by triwidodo
Oh Tuhan Maha Pengasih. Engkau kusalami dengan rendah hati. Kerendahan hati adalah “buah kesadaran”/ kerendahan hati “terjadi” bila kita sadar akan jati diri kita. Sadar akan keunikan diri kita. Sadar akan keterkaitan diri dengan alam dan lingkungan sekitar kita. Sadar akan hubungan kita dengan Sang Maha Pengasih. Kerendahan hati terjadi bila kita sadar akan tugas [...]
DIarsipkan di bawah: catatan pribadi | Ditandai: melayu, pekanbaru, riau | 2 Komentar »
Posted on Agustus 22, 2009 by triwidodo
Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/
Lebih dari 2500 tahun yang lalu, pujangga besar asal Cina, Lao Tze mengingatkan kita bahwasanya seorang pemimpin yang bijak adalah ia yang dapat menyediakan lapangan kerja bagi rakyatnya. Ia juga menasehati rakyat jelata supaya tidak tergoda oleh rumput hijau di pekarangan rumah tetangga, dan meninggalkan rumah sendiri.
Tapi lain Lao Tze, lain gambaran pemimpin ideal [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, devisa, pahlawan, TKI | Leave a Comment »
Posted on Agustus 18, 2009 by triwidodo
Selama pancaindra dikuasai pikiran, dikuasai oleh apa yang disebut upaadhi atau conditioning, maka Kebenaran akan tampak terbagi-bagi, terpecah-belah. Tampak banyak, padahal satu adanya. Upaadhi berarti “program” yang sudah berubah menjadi kebiasaan. Dari kecil kita diprogram untuk mempercayai berbagai hal. Beranjak dewasa, kita mulai kritis. Banyak hal tidak masuk akal, tetapi kita sudah terlanjur diprogram untuk [...]
DIarsipkan di bawah: srimad bhagavatam | Ditandai: anand krishna, jiwa, kematian, kesadaran, mind, reinkarnasi, srimad baghavatam, wayang | Leave a Comment »
Posted on Agustus 16, 2009 by triwidodo
Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=168http://www.aumkar.org/ind/?p=168
Kesemuanya dharma (tindakan tepat), artha (keamanan sosial), kama (kenyamanan dasar) dan moksha atau kebebasan – lazimnya dianggap sebagai empat purushartha, empat pilar terpenting dari struktur kehidupan manusia.
Purusharta berasal dari bahasa Sansekerta, sebenarnya terdiri atas dua kata, purusha dan artha. Purusha biasanya diterjemahkan sebagai pria; tapi makna ini, dapat diperluas mencakup wanita juga. Jadi Purusha [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: kesadaran, dharma, anand krishna, bali times | 2 Komentar »