Posted on Februari 6, 2009 by triwidodo
Catatan Ahmad Yulden Erwin
Ayat-Ayat Penari
http://www.facebook.com/home.php?#/note.php?note_id=64145580883&ref=nf
“Yang tak siap memasuki Gerbang itu, pergilah sebelum Aku mencintai-Mu.”
(Ayat 1)
Datanglah ke mari, wahai Sahabat Tercinta. Sentuhlah kedua tangan-Ku dengan ujung jemari-Mu. Datanglah ke mari, wahai Sahabat Tercinta. Marilah menari bersama-Ku, marilah Kita tarikan kehidupan dan kematian, marilah Kita bebaskan diri dari kesia-siaan pencarian, marilah Kita satukan seluruh napas bersama gerak [...]
DIarsipkan di bawah: kelembutan Islam | Ditandai: ahmad yulden erwin, jalaluddin rumi | Leave a Comment »
Posted on Oktober 27, 2008 by triwidodo
Ajaran Tauhid dalam Wirid Hidayat Jati
Dalam karya pujangga Ronggo Warsito (1802-1873) berjudul Wirid Hidayat Jati, beliau menjelaskan ajaran Tauhid. Terdapat beberapa tingkatan kesadaran dalam olah spiritual. Kesemua tingkatan tersebut sesungguhnya berawal dari Yang Satu dan tingkatan yang semakin ke bawah hijab atau penghalangnya semakin tebal, sehingga semakin jauh dari Yang Satu. Walaupun demikian, semuanya [...]
DIarsipkan di bawah: kearifan lokal, kelembutan Islam | Ditandai: ronggo warsito, tauhid, wirid hidayat jati | 6 Komentar »
Posted on Oktober 27, 2008 by triwidodo
Mengalahkan ego
Ego dapat diibaratkan kumpulan informasi mulai dari bawaan genetik, tambahan informasi dari bayi sampai dengan saat ini. Manusia sering mengidentitaskan dirinya dengan kumpulan informasi ini. Ego pun kadang membingungkan dirinya, catatan-catatan informasi itu sering bertentangan, misalnya: aku ingin menjadi orang yang baik, tetapi rejeki di depan mata walaupun tidak halal akan menyenangkan keluargaku. [...]
DIarsipkan di bawah: kearifan lokal, kelembutan Islam | Ditandai: ronggo warsito, tauhid, wirid hidayat jati | Leave a Comment »
Posted on Oktober 21, 2008 by triwidodo
Ekstrem Barat dan Ekstrem Timur
Bagi Barat keyakinan diri itu penting, manusia perlu berjuang untuk meningkatkan kesejahteraannya. Mind harus diolah, dimaksimalkan demi kesejahteraan manusia.
Di pihak lain Timur menyadari, potensi setiap orang berbeda dan perbedaan itu selaras dengan alam. Kodrat burung adalah terbang, dan bagi burung belajar berenang adalah perjuangan yang tidak tepat. Kodrat ikan adalah [...]
DIarsipkan di bawah: kearifan lokal, kelembutan Islam | Ditandai: anand krishna, hakikat, mahabbat, makrifat, rumongso biso, tariqat | Leave a Comment »
Posted on September 11, 2008 by triwidodo
Menggoda kita
Media elektronik sebagai agen-agen pasar bebas menawarkan rumah mewah dengan kenyamanan bak berlibur setiap hari, kendaraan, perabot dan hiburan supermewah. Mereka menggoda masyarakat yang berpenghasilan tinggi agar suka bermewah-mewah dan memuaskan naluri suka pamernya. Bagi yang tergoda, mereka akan lupa bahwa menurut teori ekonomi Zero Sum, kemewahan ekonomi si kaya telah dibayar dengan peningkatan [...]
DIarsipkan di bawah: kelembutan Islam, renungan diri | Ditandai: kekerasan, konsumtif, sufi, syariat | 1 Komentar »
Posted on Agustus 10, 2008 by triwidodo
Persembahan kepada Allah swt
Surat Al Zumar ayat 2 (Q 39:2)
Innaa anzalna ilaikal kitaaba bil haqqi fa’budillaahaa muklishal lahud diin.
Sesungguhnya Kami menurunkan Al Quran kepadamu dengan sebenarnya, maka sembahlah Allah dengan mengikhlaskan agama bagi-Nya.
Surat Al Kahfi ayat 110 (Q 18:110)
Qul Innamaa ana basyarum mitslukum yuuha ilayya annamaa ilaahukum ilaahuw waahidun fa man kana yarjuu liqaa-a rabbihi [...]
DIarsipkan di bawah: kelembutan Islam | Ditandai: ibadah, iman, kelembutan Islam | Leave a Comment »
Posted on Agustus 4, 2008 by triwidodo
Asalamualaikum Dan Seluruh Alam Menyapa Kita
Kecerdasan alami pada semua benda baik yang hidup maupun yang dianggap mati
Seorang Amerika menghubungkan kedua elektrode ”lie detector” pada sebatang bunga Adhatoda Vasica, kemudian menyiramkan air pada bagian akar bunga, setelah itu dia menemukan pena elektronik dari “lie detector” dengan cepat menggoreskan suatu garis lengkung. Garis lengkung ini persis sama [...]
DIarsipkan di bawah: kelembutan Islam | Ditandai: alam, salam, semua benda hidup | Leave a Comment »
Posted on Juli 5, 2008 by triwidodo
Memahami Kuasa Allah swt
Al An-’am 95 (Q 6:99). Innallaaha faaliqul habbi wan nawaa yukhrijul hayya minal mayyiti wa mukhrijul mayyiti minal hayyi dzaalikumullaahu fa anna tu’fukuun. Sesungguhnya Allah yang membelah buah dan biji. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. Itulah (kekuasaan) Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?
Al [...]
DIarsipkan di bawah: kelembutan Islam | Ditandai: alam-semesta, iman | Leave a Comment »
Posted on Juli 3, 2008 by triwidodo
Antara Pikiran dan Hati
Ketika seseorang menikmati secara fisik segala sesuatu, maka yang menikmati adalah indera-inderanya. Kesenangannya disebabkan oleh pikiran yang senang mengulangi kenikmatan indera. Dilain pihak, rasa kasih dan dikasihi muncul dari hati. Memberi sesuatu kepada orang lain atau memaafkan orang lain adalah tindakan hati yang tidak dapat dinalar dengan pikiran.
Otak kita yang luar [...]
DIarsipkan di bawah: kelembutan Islam | Ditandai: fisika quantum, kelembutan Islam, nurani, otak, tauhid | Leave a Comment »
Posted on Juli 2, 2008 by triwidodo
Syukur menarik banyak karunia lainnya
Tersebut dalam Surat Ibrahim 7 (Q 14:7), Wa idz ta-adzdzana rabbukum la in syakartum la aziidannakum wa la in kafartum inna adzaaabii la syadiid. Dan (ingatlah) tatkala Tuhanmu memberitahukan, “ Sungguh jika kamu bersyukur, niscaya Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkarinya, sungguh azab-Ku sangat keras”.
Ada hukum ketertarikan, [...]
DIarsipkan di bawah: kelembutan Islam | Ditandai: hukum alam, kelembutan Islam, syukur | Leave a Comment »