Posted on November 15, 2009 by triwidodo
Anand Krishna*
(Radar Bali, Rabu 21 Oktober 2009)
http://www.akcbali.org/index.php?option=com_content&view=article&id=235:nilai-sejati-dari-artha&catid=15&Itemid=56
Bagi masyarakat di kepulauan ini, di mana Bali menjadi bagian yang tak terpisahkan darinya, artha, “kekayaan” atau “uang” bukanlah tujuan akhir, tapi sarana untuk mencapai kesejahteraan total. Dan kesejahteraan total bukan sekedar kesejahteraan ekonomi, tapi juga keamanan sosial. Di atas segalanya, artha ialah sesuatu yang memberi makna bagi kehidupan [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, artha, bali, dharma | Leave a Comment »
Posted on November 2, 2009 by triwidodo
Anand Krishna*
(Radar Bali, Selasa 13 Oktober 2009)
http://www.akcbali.org/index.php?option=com_content&view=article&id=234:karma&catid=15&Itemid=56
Ketika anda menggunakan istilah “Hukum Karma” dalam bahasa Indonesia, lazimnya mengacu pada hukuman. Dalam bahasa Indonesia kata “hukum” memiliki makna ganda. Bisa berarti “hukum” atau bisa juga “hukuman.”
Tidak demikian dalam bahasa Bali. Karma bukanlah “hukum” atau “aturan penghukuman.” Karma ialah “aktivitas” atau “tindakan.” Apapun yang anda dan saya lakukan [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, karma, radar bali | Leave a Comment »
Posted on November 2, 2009 by triwidodo
Anand Krishna*
(Radar Bali, Selasa 6 Oktober 2009)
http://www.akcbali.org/index.php?option=com_content&view=article&id=232:desha-kala-patra&catid=15&Itemid=56
Ketika mengatakan “ya, tergantung,” biasanya kita tidak menjelaskan “tergantung pada apa”. Kita tidak merasa perlu untuk menjelaskannya, dan tidak ada orang yang peduli akan hal itu. Jadi, tergantung-nya bisa semau kita. Tergantung pada apa pun, suka-suka kita.
Namun, di Bali, “tergantung pada apa” menjadi penting. Kata “Tergantung” tidak berdiri sendiri. [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, radar bali | Leave a Comment »
Posted on Oktober 22, 2009 by triwidodo
Anand Krishna*
(Radar Bali, Rabu 30 September 2009)
http://www.akcbali.org/index.php?option=com_content&view=article&id=231:material-dan-immaterial-bagian-2-radar-bali-rabu-30-september-2009&catid=15&Itemid=56
Barat itu materialistik, Timur spiritual. Pengaruh orang Baratlah yang merusak landasan spiritual kita. Kita orang timur merasa begitu nyaman menyalahkan Barat atas segala penyakit sosial yang terjadi di masyarakat kita.
Menunjuk orang lain, mengkritik mereka, dan mencari kambing hitam atas kelemahan, kesalahan, dan keliruan kita selalu mudah. Sebaliknya, mengakui kesalahan [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna | Leave a Comment »
Posted on Oktober 14, 2009 by triwidodo
Anand Krishna*
(Radar Bali, Rabu 23 September 2009)
http://www.akcbali.org/index.php?option=com_content&view=article&id=230:materil-dan-immaterial-bagian-1&catid=15&Itemid=56
Saya ingat pernah membaca Rudyard Kipling (1865-1936) saat saya masih duduk di bangku SMP: “Timur ialah Timur, dan Barat ialah Barat, dan kembaran tersebut tak akan pernah bisa bertemu.”Saya harus mengakui bahwa sampai saat itu, saya belum pernah melihat banyak tentang Timur, ataupun Barat. Oleh sebab itu, saya tak [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, radar bali | Leave a Comment »
Posted on September 24, 2009 by triwidodo
ANAND KRISHNA
Oming Oke menulis pada 18 September 2009 http://www.facebook.com/topic.php?topic=9825&uid=31614314790
BEBERAPA waktu yang lalu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan bila sekitar 90 ribu masyarakat Bali menderita depresi. Beliau juga menjelaskan sebab utamanya, yaitu konflik antara modernitas dan nilai-nilai tradisional atau adat.
Banyak teman di Bali, termasuk beberapa cendekiawan yang saya temui, menganggap bila angka yang disebut itu [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, depresi, stress | Leave a Comment »
Posted on September 11, 2009 by triwidodo
Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=206
Moksha – Kebebasan Paripurna, Keselamatan atau Pembebasan – ialah purushaartha keempat sekaligus terakhir, empat pilar yang menyangga struktur kehidupan kita. Tiga yang pertama telah dibahas sebelumnya, Dharma atau Kebajikan, Artha atau Kekayaan dan Kama atau Keinginan.
Lazimnya, moksha diartikan sebagai “kebebasan dari siklus kehidupan dan kelahiran.” Banyak pembicaraan, diskusi dan penelitian ilmiah pada subjek kehidupan [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, moksha | Leave a Comment »
Posted on September 8, 2009 by triwidodo
Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=199
No Matter Race or Creed, the Law of Karma Affects Us All
Perjumpaan pertama kita dengan kata kama kemungkinan besar melalui istilah Kamasutra, karya klasik tentang seks dari timur. Kama, kendati demikian, tak hanya mengacu pada seks dalam arti bercinta. Kama lebih tepat didefinisikan sebagai hawa nafsu, atau hasrat.
Sutra ialah benang, atau senar. Kata ini [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, kama, kasih | Leave a Comment »
Posted on September 5, 2009 by triwidodo
Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=195
Pemakaman para teroris dihadiri oleh ratusan orang. Seorang ustad mendoakan mereka supaya “mendapat pahala dan ampunan” dari Gusti Allah, karena “mereka tetap pejuang…..” dan telah “memperjuangkan syariat …….”
Meskipun, sebelumnya ustad yang sama memang mengaku, bila ijtihad (=metode, upaya, cara) yang dilakukan para teroris, oops, syuhda itu berbeda dengan dirinya.
Ustad, dalam pengertian saya, adalah seorang [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: anand krishna, radar bali | Leave a Comment »
Posted on September 3, 2009 by triwidodo
Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=191#more-191
Pada awalnya saya sangat menyayangkan Adnan Buyung Nasution (ABN) menerima jabatan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Saya khawatir sistem akan membuat dia tidak dapat ‘bergerak’. Untuk seseorang seperti ABN saya mengharapkan justru Presiden yang datang kepadanya dengan mengatakan: “Coba tolong beri saya nasehat. What should I do?”
Ternyata kekhawatiran saya tentang duduknya ABN di [...]
DIarsipkan di bawah: secangkir kopi kesadaran | Ditandai: adnan buyung nasution, anand krishna | 5 Komentar »