Mengamati Sifat Sugriwa dan Subali Dalam Diri

Saat marah-marah, dalam keadaan pikiran kacau dan emosi bergejolak, napas ikut menjadi kacau. Kita cenderung menarik dan membuang napas lebih cepat. Itulah yang saya maksud dengan pemborosan napas. Napas kita menjadi 24 hingga 32 siklus per menit. Keputusan yang kita ambil pada saat-saat seperti itu terbukti hampir selalu salah. Janganlah mengharapkan kreativitas dari seseorang yang [...]

Karma

Anand Krishna*
(Radar Bali, Selasa 13 Oktober 2009)
http://www.akcbali.org/index.php?option=com_content&view=article&id=234:karma&catid=15&Itemid=56
 
 Ketika anda menggunakan istilah “Hukum Karma” dalam bahasa Indonesia, lazimnya mengacu pada hukuman. Dalam bahasa Indonesia kata “hukum” memiliki makna ganda. Bisa berarti “hukum” atau bisa juga “hukuman.”
 
Tidak demikian dalam bahasa Bali. Karma bukanlah “hukum” atau “aturan penghukuman.” Karma ialah “aktivitas” atau “tindakan.” Apapun yang anda dan saya lakukan [...]

Desha Kala Patra

Anand Krishna*
(Radar Bali, Selasa 6 Oktober 2009)
http://www.akcbali.org/index.php?option=com_content&view=article&id=232:desha-kala-patra&catid=15&Itemid=56
 
 
 
Ketika mengatakan “ya, tergantung,” biasanya kita tidak menjelaskan “tergantung pada apa”. Kita tidak merasa perlu untuk menjelaskannya, dan tidak ada orang yang peduli akan hal itu. Jadi, tergantung-nya bisa semau kita. Tergantung pada apa pun, suka-suka kita.
 
Namun, di Bali, “tergantung pada apa” menjadi penting. Kata “Tergantung” tidak berdiri sendiri. [...]

Material dan Immaterial (Bagian 1)

Anand Krishna*
(Radar Bali, Rabu 23 September 2009)
http://www.akcbali.org/index.php?option=com_content&view=article&id=230:materil-dan-immaterial-bagian-1&catid=15&Itemid=56
 
Saya ingat pernah membaca Rudyard Kipling (1865-1936) saat saya masih duduk di bangku SMP: “Timur ialah Timur, dan Barat ialah Barat, dan kembaran tersebut tak akan pernah bisa bertemu.”Saya harus mengakui bahwa sampai saat itu, saya belum pernah melihat banyak tentang Timur, ataupun Barat. Oleh sebab itu, saya tak [...]

Tantangan bagi Bali

 ANAND KRISHNA
Oming Oke menulis pada 18 September 2009 http://www.facebook.com/topic.php?topic=9825&uid=31614314790
 
BEBERAPA waktu yang lalu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan bila sekitar 90 ribu masyarakat Bali menderita depresi. Beliau juga menjelaskan sebab utamanya, yaitu konflik antara modernitas dan nilai-nilai tradisional atau adat.
 
Banyak teman di Bali, termasuk beberapa cendekiawan yang saya temui, menganggap bila angka yang disebut itu [...]

Kebebasan Paripurna

Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=206
 
Moksha – Kebebasan Paripurna, Keselamatan atau Pembebasan – ialah purushaartha keempat sekaligus terakhir, empat pilar yang menyangga struktur kehidupan kita. Tiga yang pertama telah dibahas sebelumnya, Dharma atau Kebajikan, Artha atau Kekayaan dan Kama atau Keinginan.
Lazimnya, moksha diartikan sebagai “kebebasan dari siklus kehidupan dan kelahiran.” Banyak pembicaraan, diskusi dan penelitian ilmiah pada subjek kehidupan [...]

Dari Nafsu Menuju Kasih

Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=199
No Matter Race or Creed, the Law of Karma Affects Us All
 
Perjumpaan pertama kita dengan kata kama kemungkinan besar melalui istilah Kamasutra, karya klasik tentang seks dari timur. Kama, kendati demikian, tak hanya mengacu pada seks dalam arti bercinta. Kama lebih tepat didefinisikan sebagai hawa nafsu, atau hasrat.
 
Sutra ialah benang, atau senar. Kata ini [...]

Terorisme Siapa Yang Paling Bertanggung Jawab?

Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=195
 
 
Pemakaman para teroris dihadiri oleh ratusan orang. Seorang ustad  mendoakan mereka supaya “mendapat pahala dan ampunan” dari Gusti Allah, karena “mereka tetap pejuang…..” dan telah  “memperjuangkan syariat …….”
 
Meskipun, sebelumnya ustad yang sama memang mengaku, bila ijtihad (=metode, upaya, cara) yang dilakukan para teroris, oops, syuhda itu berbeda dengan dirinya.
 
Ustad, dalam pengertian saya, adalah seorang [...]

ADNAN BUYUNG NASUTION: LEGENDA HIDUP

Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=191#more-191
 
Pada awalnya saya sangat menyayangkan Adnan Buyung Nasution (ABN) menerima jabatan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Saya khawatir sistem akan membuat dia tidak dapat ‘bergerak’. Untuk seseorang seperti ABN saya mengharapkan justru Presiden yang datang kepadanya dengan mengatakan: “Coba tolong beri saya nasehat. What should I do?”
Ternyata kekhawatiran saya tentang duduknya ABN di [...]

Adat versus Budaya

Anand Krishna
http://www.aumkar.org/ind/?p=181
 
 
Sebagaimana diberitakan oleh Radar Bali (16/08/09), kawan saya Dewa Gede Palguna mengkhawatirkan “penghancuran” Bali oleh dirinya sendiri. Sebabnya adalah “kesatuan-kesatuan hukum adat” yang barangkali membutuhkan peremajaan dan “kesadaran kolektif” yang baru.
 
Saya sangat setuju dengan pendapat Palguna. Saya pun mengkhawatirkan hal yang sama. Padahal, semestinya itu tidak terjadi. Semestinya kekhawatiran kita tidak beralasan. Namun, faktanya [...]