renungan diri

Damai, Rahmat dan Berkah untuk kita semua,

Sewaktu perang Bharata Yuda, kondisi medan kurukshetra dipantau secara rinci oleh Raja Drishtaratha lewat Sanjaya. Pada masa ini, berbagai pengetahuan sudah dapat dipantau lewat Internet. Dengan berbekal sedikit ilmu komputer, berbagai pengetahuan di dunia dapat dipelajari dari rumah. Renungan ini merupakan sajian kombinasi dari internet, buku pengetahuan, alam yang terkembang dan dengan menu utama panduan dari Guru.

Aththar an Nisaburi, salah seorang sufi bercerita sebagai berikut. Ketika Gusti Yesus pada suatu hari berjalan melintasi kota, beberapa orang Israel mencaci-makiNya. Merespon hal tersebut, Gusti Yesus menjawab dengan mengulang doa atas nama mereka. Seseorang berkomentar : ”Engkau berdoa untuk orang-orang ini, tidakkah Engkau merasa marah kepada mereka?” Gusti Yesus menanggapi : “Aku hanya dapat membelanjakan apa yang ada dalam dompetku.” Seseorang yang hatinya penuh kasih, yang diungkapkan pun hanya kasih, karena di dalam hatinya hanya ada kasih.

Semoga kasih memayungi kita semua.

 Terima kasih sahabatku para pembaca. Semoga berkenan membuka tulisan dalam kategori Renungan Diri dan Apresiasi Nilai Universal. Damai, rahmat dan berkah selalu.

 

Desember 2007,

Triwidodo

13 Tanggapan

  1. dengan kasih dunia akan menjadi damai, tapi bagaimana pak tri ,hanya mewujudkan kasih saja rasanya banyak yang sulit melaksanakan (padahal gratis)
    nyawa, maind, daging masih menguasai.

  2. Terima kasih Pak Bambang Pur, dalam diri manusia yang terdalam ada keinginan untuk mendapatkan kebahagiaan abadi. tetapi yang dikejar di dunia ini tidak ada yang abadi. Seandainya kita dapat berkarya seperti bumi yang selalu berputar penuh kasih, dan tidak terpengaruh kondisi luar . seandainya Bumi tersinggung dan istirahat sebentar saja, semua yang ada di atasnya terlempar ke luar. Kasih bersifat abadi, fisik boleh uzur, boleh di daur ulang tetapi kasih tetap abadi.

  3. Wah …. nuwun sewu, baru ngrespon sekarang…..,
    Lha di sekitar kita ada contoh aksoro jowo hana caraka yen dipangku …….. mati. nuwun
    salam anget salebeting karaharjan.

  4. Terima kasih Pak Dirmawan,
    Pitutur yang luar biasa. Mereka yang terlalu nyaman dalam comfort zone kurang memanfaatkan waktu bagi pengembangan kesadaran. Dan dalam alam ini mereka yang tidak berkembang berarti mati. Terima kasih.

  5. renungan diri.

    namaste

  6. Terima kasih mas Prayana,
    Namaste

  7. Salam

    Mas Tri, saya setuju, kita ada karena Kasih Sang Ilahi kita ada karena kasih orang tua kita, kita ada untuk melakukan kasih terhadap Tuhan, sesama dan lingkungan

    Salam hormat

    Nengah Suama.

  8. Terima kasih. Namaste. I Bow to the Divine within everyone.

  9. Mohon maaf sebelumnya, mengasihi itu kok susah amat ya buat saya?

    pak Tri yth,
    Adakah suatu metode/teknik yang bisa diterima agar saya lebih bisa mengaplikasikan kasih secara langsung daripada hanya berdiplomasi belaka?

    misalnya dgn sentuhan tertentu, ruwatan, inisiasi, penyelarasan atau yang lainnya?

    terima kasih.

    • Terima Kasih. Menurut kami yang penting meningkatkan kesadaran. Bapak Anand Krishna menyebutkan ada 3 tingkatan. Pertama seks, memuaskan diri sendiri, kedua cinta, memberi dan menerima, ketiga, kasih, memberi dan memberi seperti alam ini. kasih itu melampaui pikiran, karena memberi itu tidak logis bagi pikiran. Mari sama-sama berjuang melampaui ego.

      • Sepertinya si Ego sangatlah mudah untuk dilawan tetapi yg sy rasakan untuk menang amatlah jarang, bahkan sy sering secara sadar merasa kalah dgn dia. Tetapi sy akan berusaha terus, apabila Bapak berkenan!, sy sdh banyak punya senjata, tetapi sy butuh sentuhan GURINDA yg Bapak miliki.

        salam.

      • Menurut kami pribadi, semua diawali dari diri. saat kita selangkah menuju Kebenaran, Kebenaran akan mendekati kita ratusan langkah. Alam selalu membimbing mereka yang berhasrat kembali ke dalam diri, apakah dalam bentuk buku, teman, guru, alam ataupun yang lain. Salam.

  10. Salam kenal Bpk Tri.
    Saya telah banyak membaca artikel di situs ini yang sangat bermanfaat.
    Perkenalkan saya cahya. saya seorg pemula dlm meditasi. Saya saat ini memiliki permasalahan. Di tempat tinggal terdahulu saya biasa melakukan meditasi 2-3x, saya mudah melakukan meditasi karena ditunjang kamar yg jauh dari keramaian jadi terhindar dari kebisingan sementara di tempat yg baru kamar dekat dengan jalan umum dengan jendela yg menghadap ke jalan, sulit sekali saya mengatur waktu meditasi. Saya pernah mengikuti kelas Bpk Anand Krishna. Mohon masukannya bagaimana supaya saya dapat belajar meditasi dengan baik. Terima kasih sebelumnya. Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 261 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: