BG Bab 1 teks 10-18


Text 10

Our strength is immense and is guarded by Bhisma , whereas their force , guarded by Bhima is limited.

Teks 10

Kekuatan pasukan kita tak terukur dan dilindungi oleh Panglima Bhisma, dimana kekuatan pasukan mereka, yang dilindungi oleh Panglima Bhima terbatas.

 

Text 11

All of you must give your utmost support to Bhisma throughout battle.

Teks 11

Semua pasukan harus memberi dukungan sepenuhnya kepada Panglima Bhisma sepanjang pertempuran.

 

Text 12

Bhisma, the grandsire of Kuru dynasty blew his conch triumphantly, sounding like the roar of the lion , bringing joy to Duryodhana.

Teks 12

Bhisma, yang masih terhitung kakek dari dinasti Kuru membunyikan terompet tanda kebesarannya, yang bersuara seperti raungan singa, membawa kegembiraan kepada Putra Mahkota Duryodhana.

 

Text 13

After that, the Kuru army’s conches drums ,cymbals and bugles all sounded together in a tumultuous uproar.

Teks 13

Kemudian, Pasukan Kurawa membunyikan bersama terompet tanda kebesaran, genderang, dan musik perang yang riuh-rendah.

 

Text 14

On the other side Lord Krishna and Arjuna standing on a great , swift chariot drawn by white horses, blew their divine conch shells.

Teks 14

Di bagian lain Yang Mulia Krishna dan Arjuna berada pada kendaraan tempur cepat berwarna putih, membunyikan terompet tanda kebesaran mereka.

 

Text 15

Lord Krishna blew his conch Pancajanya ; Arjuna , blew his, the Devadatta and Bhima,  the voracious eater and achiever og great tasks sounded forth his great conch Paundra.

Teks 15

Yang Mulia Krishna membunyikan terompet Pancajanya; Arjuna, membunyikan miliknya, Devadatta dan Bhima, Panglima bersemangat dan penyelesai tugas besar membunyikan terompet tanda kebesarannya, Paundra.

 

Text 16

Yudhistira son of Kunti blew the Ananta-wijaya ; Nakula and Sahadeva blew the Sughosa and Manipuspaka respectively.

Teks 16

Yudhistira putra Kunti membunyikan Ananta-wijaya; Nakula dan Sadewa membunyikan Sughosa dan Manipuspaka mereka.

 

Text 17

The supreme archer the king of Kasi, the great warrior Sikhandi, Dhrstadyumna.

Teks 17

Penembak wahid  raja Kasi, Komandan Besar Srikandi, Destajumena. 

 

Text 18

Virata, the unbeatable Satyaki , Drupada , and the sons of Draupadi together with the mighty armed son of Subhadra, all blew their conch shells.

Teks 18

Wirata, Yang Tak Terkalahkan Satyaki, Drupada,  dan para Komandan putra-putra Drupadi, bersama dengan  putra Subhadra yang berperalatan tempur hebat, semuanya membunyikan terompet tanda kebesaran mereka.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: