Bhagavad Gita Bab 13 Teks 19-27


 

Text 19

Know that both prakriti (material nature) and purusa (living entities) are without beginning, and their transformation and the modes of matter arise from material nature.

Teks 19

Ketahuilah bahwa alam dan Ia yang disebut “Sang Aku” – kedua-duanya tanpa awal. Namun sifat-sifat yang berlawanan, dan lain sebagainya disebabkan oleh alam.

 

Text 20

Prakriti is said to be the harbinger of material causes and effects while the purusa is sais to be the cause of the actual experience of enjoyment and suffering.

Teks 20

Badan dan indera berasal dari alam. Pengalaman suka dan duka, disebabkan oleh “Sang Aku”.

 

Text 21

The purusa experience qualities born of material nature, enjoying the three modes nature. Association with these qualities leads one to good and evil.

Teks 21

Apabila ia berhubungan dengan alam, Ia mengalami apa yang disebabkan oleh alam. Keterikatan dengan pengalaman-pengalaman itu yang menyebabkan kelahiran dan kematian berulang kali.

 

Text 22

The purusa in this body who oversees and protects is the supreme controller and enjoyer and is called the Supersoul.

Teks 22

Sang Aku” yang bersemayam dalam badan ini juga disebut “Ia yang Menyaksikan – Saksi Utama” atau “Ia yang Melindungi”, “Ia yang mengizinkan terjadinya segala sesuatu”, juga “Ia yang Esa”.

 

Text 23

One who understand the material nature, the living entity and the interaction of the modes of nature will be liberated from the cycle of birth and death.

Teks 23

Ketahuilah bahwa seseorang yang menyadari fungsi alam dan “Sang Aku”, tidak akan mengalami kelahiran dan kematian lagi, bagaimana pun pola hidupnya.

 

Text 24

Some perceive the Selfwithin the selfthrough meditation, others through the gathering of knowledge, and still others through not expecting results of fruitive action.

Teks 24

Dengan meditasi, seseorang menyadari adanya “Sang Aku” dalam dirinya sendiri. Ada juga yang berupaya untuk menyadari kehadiran Sang Aku, lewat pengetahuan yang sejati, atau lewat pekerjaan tanpa pamrih.

 

Text 25

Even those who are not familiar with spiritual knowlege, but have begun worship of the Supreme Lord by hearing about it from others also transcend death.

Teks 25

Ada pula yang tidak menyadari hal ini dan melibatkan dirinya dalam mpemujaan sesuai anjuran-anjuran orang lain. Mereka pun dapat melampaui kematian, apabila meyakini apa yang mereka dengar dan lakukan.

 

Text 26

O Arjuna, realise that all you see in existence, the moving and the non moving is result of the combination of the field of activities and he knower of the field.

Teks 26

Segala sesuatu yang kau lihat di sekitarmu, merupakan hasil pertemuan alam dan “Sang Aku”.

 

Text 27

Those who realise the Supreme God residing in all being and understanding that neither the soul nor the supersoul are destructible, truly sees.

Teks 27

Ia yang melihat “Sang Aku” yang tidak pernah berubah dan tak pernah musnah, di balik segala sesuatu yang berubah dan musnah – melihat sebenarnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: