Bhagavad Gita Bab 17 Teks 10-18


 

Text 10

Food that is stale tasteless, putrid, rotten, food consisting of remnant and unfit for pious services is dear to those in whom the mode of darkness dominates.

Teks 10

Mereka yang bersifat malas (sifat ketiga) suka dengan makanan yang basi, tidak bersih dan/atau yang tidak dimasak dengan baik.

 

Text 11

Sacrifices performed as per scriptural direction, out of sense of duty and not for reward, are situated in the mode of goodness.

Teks 11

Mereka yang bersifat tenang melakukan persembahan dengan cara yang ditentukan oleh kitab-kitab suci. Mereka melakukan persembahan demi persembahan itu sendiri, tanpa suatu keinginan ataupun tujuan-tujuan, harapan-harapan tertentu.

 

Text 12

However those sacrifices, performed for the acquisition of material benefit or for the sake of pride is in the mode of passion, O chief of Bharatas.

Teks 12

Mereka yang bersifat agresif melakukan persembahan untuk mencapai suatu tujuan tertentu atau untuk mendapatkan ketenaran.

 

Text 13

Those sacrifices are not according to the scriptural teaching, which done without distributing prasadam and no food is offered, without chanting the Vedic hymns, without remuneration to the priests and with no faith is said to be in the mode of ignorance.

Teks 13

Mereka yang bersifat malas melakukan persembahan tanpa keyakinan dan tidak mengikuti petunjuk kitab-kitab suci.

 

Text 14

Austerities of the include purity straightfowardness, celibacy, nonviolence, and worship of God, the brahmanas, the spiritual master, and the wise ones.

Teks 14

Raga kita ini hendaknya menghormati kekuatan-kekuatan alam, para guru, para bijak dan mereka yang telah mencapai pencerahan – juga menjunjung tinggi nilai-nilai luhur seperti kesucian, kebajikan, pengendalian diri, tanpa kekerasan, dan lain sebagainya.

 

Text 15

Speech that is truthful, purposeful, beneficial, which does not cause distress and which includes the practice of reciting the sciptures are considered austerities of speech.

Teks 15

Ucapan-ucapan kita hendaknya jujur, enak didengar, berguna dan tidak menimbulkan ketegangan.

 

Text 16

Satisfaction, peace of mind, silence, self restraint, purity of thoght are austerities of the mind.

Teks 16

Pikiran kita hendaknya tenang, terkendali, dan dapat memilah mana yang baik dan mana yang tidak baik bagi diri kita.

 

Text 17

This threefold austerities , when performed with transcedental faith by disciplined persons with no resultant expectations but engaged in the service out of devotion to the supreme is sattvic austerity, in the mode of goodness.

Teks 17

Apabila seseorang mempraktekkan ketiga hal ini dengan penuh keyakinan, tanpa mengharapkan imbalan, ketahuilah bahwa ia adalah seorang Pertapa yang Sejati dan bersifat tenang pada setiap saat (sifat pertama).

 

Text 18

Austerity undertaken out of pride for the sake of material and sensory results is situated in the mode of passion and is unsteady and fleeting.

Teks 18

Bertapa untuk memperoleh sesuatu dengan tujuan-tujuan tertentu, dilakukan oleh mereka yang bersifat agresif (sifat kedua).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: