Bhagavad Gita Bab 18 Teks 10-18


 

Text 10

The wise renunciate who situated in the mode of goodness neither dislikes inauspicious work nor is attached to auspicious work.

Teks 10

Manusia yang bersifat tenang demikian menghadapi tanggung jawab serta kewajibannya tanpa ragu dan kebimbangan.

 

Text 11

It is imposible for embodied beings to completely give up all activities. But he who can give up the fruit of action is truly a renouncer.

Teks 11

Memang mustahil bagi manusia untuk melepaskan aktifitas dan tidak bertindak sama sekali, sehingga selama ia masih hidup pelepasan keterikatan dan harapan akan hasil pekerjaannya dapat disebut sanyas atau tyag.

 

Text 12

Those who have not renounced, face the three fruits of their actions after death; evil, good and mixed. But those who have renounced they have no results to suffer or enjoy.

Teks 12

Tindakan-tindakan kita menghasilakn tiga macam buah: baik, buruk, dan campuran. Ia yang bekerja tanpa pamrih tidak terbelenggu oleh hasilnya. Sebaliknya, ia yang bekerja dengan pamrih, setelah meninggalkan jasadnya pun tetap terbelenggu oleh hasil tindakannya sendiri (dan mengalami kelahiran kembali).

 

Text 13

O Arjuna, according the Vedanta there are five causes for the achievement of all action. Now learn it from me.

Teks 13

Wahai Arjuna, sekarang akan kujelaskan tentang lima faktor utama yang menyebabkan terjadinya aktivitas dan membuat manusia bertindak.

 

Text 14-15

The five factors for action are the place of action (body), the performer, the various sense, the different endeavours and finally the Supersoul. Any action that man performs, by mind, body or speech is a result of these five factors.

Teks 14-15

Yang menyebabkan terjadinya aktivitas adalah badan kasat, keangkuhan, berbagai indera, energi dan “Aku” yang bersemayam dalam diri manusia. Kegiatan fisik, ucapan dan pikiran manusia – entah salah atau benar – semuanya disebabkan oleh lima faktor tersebut.

 

Text 16

Therefore without considering the five factors if one considers himself as the only doer, he can not realise things as they are.

Teks 16

Ia yang menganggap ego atau keangkuhan sebagai “Sang Aku” tidak beranggapan yang benar.

 

Text 17

A person who is liberated from false ego and whose intelligence is not bound, though he may kill people, he does not really kill, and he is not bound by his actions.

Teks 17

Ia yang tidak egois, dan pemahamannya tanpa noda, tidak akan terbelenggu oleh hasil tindakannya, walaupun ia membunuh para satria yang hadir dalam medan perang ini.

 

Text 18

Knowledge, the object of knowledge, and the knower are the three factors that motivate action, the sense, the object, and the agent are three constituents of action.

Teks 18

Pengetahuan, obyek pengetahuan, dan yang mengetahui merupakan tiga faktor utama yang mendorong manusia untuk bertindak. Indera-indera fisik beserta pikiran, intelek, keangkuhan, dan lain sebagainya, obyek tindakan itu sendiri dan Jiwa Manusia (aku) merupakan dasar bagi terjadinya suatu tindakan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: