Tetaplah Bersuara Kawan…………….


Setelah puluhan tahun Arjuna berdampingan dengan Sri Krishna

Sampailah hari dimulainya Perang Bharatayuda di Kurukshetra

Beberapa kalimat terakhir Sri Krishna mengubah kesadaran Arjuna

Viyasa begitu pandainya mengukir kata

Menjadi  delapan belas bab buku Bhagavad Gita

Pedoman umat manusia

Tetapi hanya Arjuna yang telah memahaminya…………..

 

Dari catatan sejarah manusia

Disebut apapun oleh para pengikutnya

Para Manusia Bijaksana adalah Guru dalam arti yang sejatinya

Ada yang telah menyentuh kulitnya

Ada yang sudah merasuk ke dalam dagingnya

Ada yang dapat meraba tulangnya

Hanya beberapa gelintir Arjuna yang melebur dengannya………….

 

Ratusan Buku Guru telah beredar di pasaran

Ribuan kalimat yang sudah terucapkan

Semuanya merupakan pancaran Nurani Insan Yang telah Tercerahkan

Manusia telah mengartikan dengan berbagai pemahaman

Hanya Nurani Arjuna yang dapat terbukakan……………….

 

Seandainya, para Guru manusia biasa

Betapa putus asanya mereka

Tak akan rela mereka mencapai moksa

Sebelum umat manusia menjadi Arjuna semuanya…………………..

 

Kebenaran berada di dalam nurani

Biarkan Dia bersuara

Jangan lelah jangan menyerah

Jangan biarkan pikiran melemahkan

Apa pun yang akan menjadi hasilnya

Bukan urusan manusia

Biarkan nurani berbicara

Teladanilah Guru …………………………….

 

http://www.anandkrishna.org/oneearthmedia/ind/

https://triwidodo.wordpress.com

April 2009.

Iklan

4 Tanggapan

  1. Puisi puisi Bapak Tri dasyat, saya perlu banyak belajar nih cara membuat puisi yang baik dan benar. Share di blog ini sangat menginspirasi saya. Salam Pak Tri Matur Suwun. 🙂

    • Terima kasih Brother Depal…..
      Salam __/\__

      • Saya ingin bertanya Bapak Tri bagaimana mengasah ketajaman kata dalam penulisan puisi. Apakah harus memakai kata-kata yang puitis serta irama dan birama dan pemilihan kata yang tepat personifikasi dan simbol atau menulis apa yang hati kita ingin tuliskan, tanpa melihat syarat2 di atas. Walaupun terkadang hal2 dalam hati sangat sulit di wartakan dalam tulisan.

        Untuk sementara demkian dulu pertanyaannya. Kalau tidak keberatan kapan2 saya bolehkah bertanya kembali. Makasih Pak Tri, salam 🙂

      • Terima kasih Brother Depal…. Kami tidak mengerti tentang puisi…. Hanya sekedar mengungkapkan apa yang yang ada dalam diri. Bahannya adalah buku-buku Bapak Anand Krishna…. Silakan bertanya….
        Salam __/\__

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: