Berkaryalah Sebagai Persembahan Kepada Tuhan


oleh Marhento Wintolo pada 19 Oktober 2010 jam 15:45.

Semoga virus kesadaran yang dibawa Bapak Marhento Wintolo bisa menyebar ke seluruh persada Indonesia. Sumber FB Bapak Marhento Wintolo.

http://www.facebook.com/notes.php?id=1587274453#!/note.php?note_id=10150304991945445

Bagaimana Gusti menganugerahi kawulaNya? Bagaimana Sang Khalik memberkahi khalaq atau ciptaanNya? Adakah dengan memberi rejeki, kemenangan, atau kemudahan/kenikmatan/kenyamanan lainnya? Ya, semua itu berasal dari Allah, tetapi kita memperolehnya “lewat mekanisme hukum alam”. Kita memperoleh sesuai dengan apa yang kita tanam. Tanaman dunia menghasilkan buah dunia. Tanaman “pemusatan pikiran/kesadaran” pada Allah dalam segala keadaan – saat makan, minum, tidur, kerja, istirahat dan lain sebagainya – menghasilkan “furqaan”. Demikian menurut surat Al Anfaal ayat 29.

Ini perlu dipahami. Jika kita bekerja dengan penuh kesadaran akan tujuan dan hasil pekerjaan itu, maka kita hanya menanam benih materi dunia, dan hasilnya pun pasti sama: materi dunia. Tapi, jika kita bekerja (pekerjaannya tetap sama) tapi dengan semangat persembahan dan tidak memikirkan hasil materi dunia, maka kita akan memperoleh hasil ganda. Hasil materi-dunia sebagai akibat dari sebab pekerjaan tetaplah kita peroleh. Ditambah dengan hasil berkah sebagai akibat dari “niat” – dan hasil itulah furqaan.

Furqaan berarti “kemampuan untuk memilah/membedakan”. Farq berarti “beda”, furqaan membedakan. Inilah viveka, bodhicitta. Dengan kemampuan inilah kita baru bisa membedakan antara shreya dan preya. Mereka yang tidak memiliki kemampuan ini jelas karena mereka bekerja dengan niat bekerja, bukan dengan niat persembahan. Berkarya tanpa pamrih dengan semangat persembahan – maka Qur’an berjanji kesalahan-kesalahan kecil pun akan dimaafkannya. Tidak berarti kita bekerja dengan tujuan akan selalu dimaafkan kesalahannya, tapi dengan semangat persembahan. Salam Berkarya tanpa pamrih.

Al Anfaal ayat 29: Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqaan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahan dan mengampuni (dosa-dosa) mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

Iklan

Satu Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: