The Integral Science Of Prophethood, Ilmu Yang Perlu Dihayati dan Diterapkan


oleh Marhento Wintolo pada 21 Oktober 2010 jam 9:54.

Semoga virus kesadaran yang dibawa Bapak Marhento Wintolo bisa menyebar ke seluruh persada Indonesia. Sumber FB Bapak Marhento Wintolo.

http://www.facebook.com/notes.php?id=1587274453#!/note.php?note_id=10150306677575445

Seorang rasul adalah ia yang menyampaikan risalah Allah, dan apakah risalah Allah itu? Risalah Allah adalah “kabar gembira”, warta kasih, dalam bahasa Yunani kuno disebut injil, atau gospel dalam bahasa Inggris. Risalah, injil, gospel adalah kata-kata generik, tidak terkait dengan kepercayaan tertentu. Itulah sebab berita kasih tersebut, berita gembira seperti itu, dapat menjadi rahmat bagi alam semesta. Berkah bagi jagad raya. Kiranya definisi inilah yang kita peroleh ketika membaca ayat 39 dan 46 surat al-Ahzaab.

Hasil dari berita gembira itu apa? Manusia terbebaskan dari rasa takut karena taqwanya kepada Allah. Taqwa di sini bukanlah berlandaskan rasa takut, tapi berlandaskan kasih, hormat, dan rasa segan. Apakah kita tidak menghormati orang yang kita cintai, dan segan berbuat kesalahan, supaya ia tidak terganggu oleh ulah kita? Apakah kita tidak selalu berusaha untuk menyenangkan orang yang kita cintai? Setidaknya perasaan seperti itulah yang mesti kita miliki terhadap Allah.

Seorang rasul mengingatkan kita akan hal itu, maka ia disebut pemberi peringatan. Apa modal utama seorang rasul? Pengalaman pribadi, kesaksiannya atas  kemahahadiran Allah. Itulah modal dia. Sifat-sifat kerasulan seperti ini ada juga di dalam diri kita. Tapi kita tidak mengembangkannya? Bagaimana mengembangkan? Pertama, yakinilah kemahahadiranNya. Dan sebarkan kasih, ingatkan setiap orang yang berhubungan denganmu akan kemahahadiran kemahadayaan kasih. Bebaskan dirimu dan bebaskan mereka dari rasa takut. Tetapkan hatimu dan rayulah mereka supaya siang malam bertasbih padaNya. Dan semua ini dilakukan sembari bekerja dan menunaikan tugas kewajiban kita terhadap dunia dengan melayani sesama. Inilah the Integral Science of Prophethood. Inilah ilmu yang setinggi-tingginya, yang hendaknya kita hayati dan terapkan dalam keseharian hidup. Selamat.

Al-Ahzaab ayat 39: (yaitu) orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang (pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan.

Al-Ahzaab ayat 46: dan untuk jadi penyeru kepada Agama Allah dengan izin-Nya dan untuk jadi cahaya yang menerangi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: