Pemberian utama Tuhan adalah SUKA CITA


oleh Marhento Wintolo pada 03 November 2010 jam 17:48.

http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150300202900445#!/note.php?note_id=10150319443600445

Nabi Daud mengajak kita untuk senantiasa mengingat kemurahan-Nya dan mesyukuri segala pemberian-Nya. Pun tidak merasa iri terhadap perolehan orang lain. Dalam Mazmur 4; 8-9 (Torah/Alkitab Perjanjian Lama) dijelaskan sejelas-jelasnya bahwa pemberian-Nya yang paling utama adalah “suka-cita” – joy.

Dan, joy ini bukanlah sesuatu yang diperoleh “karena” limpahan gandum dan anggur. Dalam bahasa kita, joy tidak bisa diperoleh dari harta-benda, tabungan di bank, ataupun dari istri suami anak dan cucu.

Suka cita adalah buah dari cita, dari jiwa/hati/psikis yang tidak ikut bergejolak karena emosi yang senantiasa naik-turun. Joy diperoleh dari pikiran yang tajam, dinamis, kreatif, tapi tenang. Suka-cita, keceriaan, atau joy tidak bisa dirasakan oleh mereka yang malas, tidak kreatif, tidak produktif, dan menyia-nyiakan hari-hari hidupnya tanpa melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya, dan bagi orang-orang di sekitarnya.

Sukacita juga tidak dirasakan oleh mereka yang over-aktif hingga menjadi gelisah sendiri. Suka-cita dirasakan oleh psikis yang sehat, dan menyehatkan pikiran, perasaan, badan – semuanya.

Sukacita adalah hati yang puas karena sudah melakukan apa yang mesti dilakukannya dengan sebaik-baiknya. Oleh krena itu Allah berfirman lewat nabinya, orang yang bersukacita itu “bisa tidur nyenyak”. Bukan tidur nyenyak setelah menelan pil. Tetapi tidur nyenyak karena merasa aman, damai.

Ada juga pemalas yang pekerjaannya “tidur”. Mereka adalah professional sleepers. Mereka bisa tidur bukan karena sudah mrasa aman/damai, tapi karena bersikap cuek terhadap hidup dan kehidupan. Mereka adalah pemalas, walau kecuekannya dapat memberi kesan-salah seolah mereka bersukacita.

Mau tes diri, apakah Anda termasuk mereka yang bersukacita? Mudah. Adakah Anda berkontribusi terhadap masyarakat, bangsa, dan dunia? Adakah kontribusi itu hasil kreatifitas Anda sendiri? Dan, adakah tidur Anda nyenyak? Silakan menilai diri sendiri. Salam sukacita ASLI!

Mazmur 4; 8-9 (Torah/Alkitab Perjanjian Lama): Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur. Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: