Merasa Diperlakukan tidak adil, Anand Krishna Mogok Makan???


Press Release

 

Merasa Diperlakukan tidak adil, Anand Krishna Mogok Makan???

 

Salam Indonesia,

Seperti telah diketahui sebelumnya secara luas lewat pemberitaan media-media massa, Spiritual Lintas Agama Anand Krishna sedang menghadapi kasus hukum dengan dugaan pelanggaran Pasal 290 jo Pasal 294 dan Pasal 64 KUHP.

Pada persidangan hari ini (9/3) di PN Jaksel, Majelis Hakim yang diketuai Drs Hari Sasangka SH secara tiba-tiba menahan Anand Krishna yang mempunyai penyakit jantung walaupun beliau selalu koperatif dalam menjalani proses persidangan yang panjang sejak Agustus 2010 lalu.

“Saya merasa dizalimi oleh ketetapan Hakim untuk menahan saya. Padahal selama ini, kita koperatif, dan yang paling utama adalah tidak ada satu pun bukti yang membuktikan telah terjadi pelanggaran hukum. Bahkan kesaksian pihak saksi pelapor selalu berubah-rubah, dan fakta persidangan tidak sesuai dengan BAP. Di Kejati pun karena itu dan karena kesehatan, saya tidak di tahan. Di kepolisian dulu saya pernah jatuh dan collapse, dan sejak itu menderita gangguan jantung permanen sehingga kemana-mana mesti mengantongi obat jantung. “

Tadi bahkan ada yang bercanda, “sekarang akan pura-pura jatuh lagi?”. Saya mengenali suara itu, tapi, ya sudah, semoga dia sadar akan kesalahannya,” kata beliau seraya menambahkan, ” sebagai protes terhadap ketetapan yang saya anggap tidak manusiawi ini, dan bahkan tidak memikirkan kesehatan saya, di mana diet saya mesti ketat sekali karena diabetes dan tekanan darah tinggi. Maka, sebagai protes dan penolakan  terhadap kezaliman ini, saya memutuskan untuk puasa makan hingga ketetapan yang tidak manusiawi ini dicabut kembali. Semoga majelis hakim dan jaksa diberi pencerahan dan pikiran jernih oleh Yang Maha Esa. Saya juga mohon jika kondisi kesehatan saya terganggu, mohon tidak akan ada  pemaksaan makan terhadap saya.  Biarkan saya mati kalau memang itu yang dikehendaki oleh pihak-pihak yang memunculkan dan membiayai kasus ini untuk membungkam suara kebangsaan, misi keharmonisan, dan kebhinekaan saya. Saya mohon kepada rekan semisi dan sevisi untuk melanjutikan perjuangan kita, dan tidak menyerah pada kekuaan-kekuatan yg sedang menghadang kita. Salam Kasih”

Demikian pernyataan beliau malam ini yang disampaikan lewat kuasa hukum.

Terima Kasih.

Contact person :

Humphrey Djemat (Tim Kuasa Hukum Anand Krishna): 081572003388

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: