Ahimsa Berjuang Tanpa Kekerasan, Pandangan Kebangsaan Anand Krishna


Serial Pandangan Kebangsaan Anand Krishna no 4

Dr. Martin Luther King Jr: Kita semua harus tunduk patuh pada hukum manakala hukum itu telah mencerminkan kebenaran dan keadilan. Sebaliknya, jika produk hukum dibuat oleh oknum yang menginjak-injak nilai kebenaran dan keadilan, maka secara moral pula, harus berani melakukan perlawanan……..

Dr. Martin Luther King  Jr. adalah pembaca setia tulisan Henry David Thoreau, seorang penulis Amerika 100 tahun yang lalu. Thoreau percaya bahwa seseorang memiliki hak untuk tidak mematuhi semua hukum yang dia pikir jahat atau tidak adil. Thoreau tidak membayar pajak sebagai protes terhadap perbudakan. Beliau dimasukkan ke penjara. Seorang teman datang untuk mengunjunginya bertanya, “Mengapa kamu ada di penjara?” Dia menjawab,”Mengapa Anda keluar dari penjara?”……. King menyukai ide Thoreau – bahwa manusia tidak boleh mematuhi hukum yang jahat atau tidak adil. Dan beliau mulai berupaya keras untuk memerangi kejahatan. King membaca buku-buku yang ditulis oleh pemikir besar dunia. Kemudian suatu hari, ia mendengar pidato pemimpin besar India, Mahatma Gandhi……..

 

Mahatma Gandhi telah memenangkan kebebasan bagi negaranya dari pemerintahan Inggris (1947). Dan ia melakukannya dengan cara yang sangat tidak biasa. Sejak awal, dia memberitahu masyarakat untuk tidak menggunakan kekerasan melawan Inggris. Ia menyuruh mereka melawan Inggris dengan cara damai. Mereka akan berbaris. Mereka akan duduk atau berbaring di jalanan. Mereka akan menyerang. Mereka akan memboikot, menolak untuk membeli barang-barang Inggris. Gandhi juga membaca esai Thoreau. Beliau juga percaya bahwa manusia memiliki hak untuk tidak mematuhi hukum yang tidak adil. Seperti Thoreau, ia percaya bahwa manusia dengan senang hati harus pergi ke penjara ketika mereka melanggar hukum yang tidak adil tersebut. Gandhi tidak pernah menggunakan kekerasan. Kekerasan hanya membawa kebencian dan mengundang lebih banyak kekerasan. Gandhi mengatakan kepada masyarakat untuk melawan musuh dengan kekuatan jiwa. Gandhi mengatakan kepada mereka untuk membalas benci dengan cinta. Gandhi menyebut “perang tanpa kekerasan.” Dan itu membantu India memperoleh kebebasan……..  Dr. Martin Luther King Jr. berpikir bahwa Black American dapat menggunakan cara Gandhi untuk memenangkan kebebasan mereka. Gagasan memerangi damai melawan kejahatan disebut anti-kekerasan.

 

Bapak Anand Krishna dalam buku “Life Workbook Melangkah dalam Pencerahan, Kendala dalam Perjalanan, dan Cara Mengatasinya”, Anand Krishna, Gramedia Pustaka Utama, 2007 menyampaikan……… Ahimsa, Do Not Act Violently, Do Not Cause Injury, Jangan Menggunakan Kekerasan, Jangan Menyakiti. Seperti yang dikatakan Martin Luther King, Jr., seperti yang dipahami beliau dari ajaran Mahatma Gandhi, “Senjata kita hanya satu, senjata kasih!” Ahimsa juga berarti menghormati orang lain. Jika sudah membuat janji untuk bertemu jam 10 pagi, lima menit sebelumnya kita sudah berada di tempat pertemuan. Jangan sampai orang lain menunggu. Itu pun kekerasan. Melihat orang lain menderita, para radikal merasa bahagia. Ahimsa berarti merasakan penderitaan orang lain siapa pun orang lain itu. Ahimsa berarti memutuskan untuk tidak menambah penderitaan seorang pun, karena sudah cukup penderitaan di dunia ini. Ahimsa juga berarti tidak menyiksa diri; tidak mengintimidasi siapa pun dengan kehendak membakar diri jika keinginan kita tidak dikabulkan, atau membakar bendera negara lain, karena pemerintahnya tidak bertindak sesuai dengan keinginan kita. Kita juga harus ingat bahwa ahimsa bukanlah pekerjaan para pengecut. Seorang pengecut bertindak karena takut. Ia tidak memiliki keberanian. Pasal pertama abhaya tidak dimilikinya. Dalam bahasa Gandhi, “Kau harus memiliki kemampuan dan kekuatan untuk membalas, tetapi memutuskan untuk membalas itulah ahimsa”……..

 

Demikian penjelasan Bapak Anand Krishna tentang  Ahimsa dari Tiga Hal Utama dalam spiritual: pertama abhaya, fearless, tidak takut; kedua ahimsa do not act violently, jangan menggunakan kekerasan; dan ketiga asanga, be detached, jangan terikat pada sesuatu.

 

Apakah melakukan perang melawan kebatilan itu salah? bagaimana dengan perang Bharatayudha? Bukankah Sri Krishna dan Arjuna juga berperang disana? Apakah ada kemungkinan orang-orang spiritual berani ambil sikap nyata berperang menghadapi kezaliman di negeri ini?…… Pandawa punya pasukan bersenjata berat, sedangkan pasukan bersenjata di negeri ini tunduk pada yang berwenang, dan bila yang berwenang membiarkan kekerasan berlangsung, kita harus punya solusi yang lain. Ada beberapa perang Bharatayudha versi baru seperti yang dilakukan Mahatma Gandhi yang berperang melawan kebatilan dengan senjata-cinta Ahimsa. Demikian juga Dr. Martin Luther King Jr. berhasil berjuang dengan senjata non violence. Hasilnya, India merdeka, dan di Amerika kurang dari setengah abad setelah Dr. King Jr meninggal, sudah ada Presiden yang berkulit hitam yang kini dipilih untuk keduakalinya……. Setiap negara punya masalah sendiri, di Amerika pada saat Dr. Martin Luther King Jr. hidup ada masalah ras, sedangkan di Negeri kita saat ini ada masalah kekerasan terhadap kebhinnekaan……..

 

Gus Solah, Salahuddin Wahid pernah menulis di harian Kompas tahun 2009……. Pada 1 Desember 1955, seorang tokoh kulit hitam bernama Rosa Parks diminta pindah dari tempat dia duduk di bus kota karena tempat duduk itu adalah khusus untuk warga kulit putih. Dia menolak sehingga dihukum. Tokoh-tokoh kulit hitam berkumpul untuk mengajak warga kulit hitam memprotes UU Negara Bagian Alabama yang mengharuskan pemisahan kursi bus…….. Warga kulit hitam sepakat untuk melakukan boikot terhadap bus kota di Montgomery. Seseorang mengusulkan Dr Marthin Luther King Jr, pendeta yang masih muda, sehingga dapat bekerja dengan kekuatan penuh. Usul itu disetujui meski Pendeta King belum lama tinggal di Montgomery…….. Dalam pertemuan untuk sosialisasi gerakan itu, Dr King sudah menunjukkan kemampuan berpidato yang memukau, mampu menumbuhkan motivasi dan menggerakkan warga untuk melakukan boikot. Tampaknya kemampuan berbicara Dr King adalah salah satu kunci keberhasilan gerakan itu…….. Warga kulit hitam melakukan boikot dengan berjalan kaki menuju tempat bekerja atau ke sekolah. Bus kota menjadi amat sepi sehingga menyulitkan perusahaan bus kota. Warga kulit hitam juga mengatur supaya yang bekerja di tempat jauh dapat diberi tumpangan oleh mereka yang punya kendaraan. Ada gerakan mengumpulkan sepatu dari kota lain untuk membantu yang sepatunya rusak akibat boikot itu…….. Perundingan dilakukan antara Pemerintah Kota Montgomery dan para tokoh kulit hitam, tetapi tak tercapai kesepakatan. Mobil warga kulit hitam ada yang diledakkan. Bahkan, rumah Dr King terkena bom. Ku Klux Klan melakukan intimidasi terhadap warga kulit hitam. Namun, Dr King mampu menjaga emosi pengikutnya dan menanamkan ke dalam diri mereka bahwa antikekerasan akan menjadi kekuatan moral yang dahsyat………

 

Perlawanan tanpa kekerasan dalam jangka panjang akan menghasilkan energi positif yang lebih hebat daripada perlawanan menggunakan kekerasan. Yang dibutuhkan ialah kesabaran dan kemampuan menahan emosi……… Melihat sikap Pemerintah Kota Montgomery yang bersikukuh bahwa pemisahan tempat duduk bus untuk kulit putih dan kulit hitam adalah perintah UU Alabama, warga kulit hitam Montgomery mengajukan semacam uji materi terhadap UU itu kepada MA Federal. Lembaga itu membatalkan UU tersebut. Boikot 385 hari tanpa kekerasan mampu meniadakan UU diskriminatif………

 

Akhirnya sejarah mencatat tentang The March of Washington, saat gabungan seperempat juta warga AS berkulit hitam dan putih memadati the Mall antara the Lincoln Memorial dan the Washington Monument di ibu kota AS pada 28 Agustus 1963. Peristiwa itu adalah salah satu demonstrasi terbesar dalam sejarah perjuangan HAM…….. Pidato Martin Luther King Jr dalam peristiwa itu (”I Have A Dream”) menjadi salah satu pidato monumentalnya…….. Salah satu bagian dari pidatonya itu: ”Saya punya impian bahwa keempat anak saya suatu hari nanti akan hidup di negara di mana mereka tidak dinilai dari warna kulitnya melainkan dari karakternya. Saya punya impian hari ini.” …….. Dr. King berhasil menanamkan sikap antikekerasan di dalam diri pengikutnya. Ternyata perjuangan antikekerasan itu dalam jangka panjang berhasil menempatkan warga kulit hitam pada posisi sejajar dengan warga kulit putih dan mengantarkan seorang keturunan kulit hitam pada posisi orang nomor satu di dunia. Belum tentu posisi itu bisa diraih Obama jika warga kulit hitam AS menggunakan cara kekerasan……..

 

Situs artikel terkait:

https://triwidodo.wordpress.com

http://id-id.facebook.com/triwidodo.djokorahardjo

http://www.kompasiana.com/triwidodo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: