Program Pemulihan Stres dan Trauma Pasca Bencana Letusan Gunung Kelud 2014


Reporter Ahmad Syukri

Foto Michael cs

gambar tambahan PPSTK lengkap

Datang dari berbagai kota, Yogyakarta, Solo, Semarang, Magelang, Pati, Tulung Agung, Surabaya, Jember, Blitar dan Kediri, para anggota Tim PPSTK (Pusat Pemulihan Stres & Trauma Keliling) yang berada di bawah naungan Yayasan Anand Ashram(berafiliasi dengan PBB) beserta sayap sayap kegiatannya, OEIEF(One Earth Integral Education Foundation), One Earth College for Higher Learning , Foradoksi BIP (Forum Pengajar Dokter Psikolog bagi Ibu Pertiwi), Forum Kebangkitan Jiwa, dan NIM( National Integration Movement) telah bekerja sama dengan para guru dan pengasuh Sekolah Alam (TK-Play Grup) Ramadhani Kediri, Aliansi Remaja Kediri (Areri), Psikologi  STAIN Kediri, Apotik Srikandi Babarsari Yogyakarta,  Perangkat desa Puncu dan beberapa guru SDN Puncu 2 melaksanakan program Pemulihan Stress dan Trauma Keliling di Desa Puncu, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri yang terletak di lereng Gunung Kelud.

 

Pada awalnya lokasi dipilih untuk kegiatan adalah di Balai Desa Puncu yang sedang direhabilitasi, karena hampir semua gentengnya berlubang dan plafon nya hancur. Namun Tim Survey pada sore hari sebelumnya menetapkan lokasi PPSTK digelar di SD Puncu 2 yang terletak di samping Balai Desa agar acara tidak terganggu bila datang bantuan untuk desa sewaktu-waktu. Kondisi bangunan sekolah sendiri masih sangat memprihatinkan, karena rusak dan masih dalam perbaikan.

 

Pagi hari Minggu tanggal 23 Maret 2014, dua ruangan kelas dipersiapkan oleh tim gabungan menjadi tempat Pemeriksaan dan Pengobatan Medis, Terapi Relaksasi dan Terapi untuk Menghilangkan Kecemasan (TherFA – Therapy for Free Anxiety), dengan menepikan bangku-bangku ke pinggir ruangan dan menyiapkan segala peralatan yang diperlukan.

 

Kegiatan dimulai pukul 08.15  hingga pukul 12.00 dengan agenda Pemeriksaan & pengobatan gratis, Terapi Releksasi untuk remaja dan dewasa, Terapi Ceria untuk anak-anak. Serta TherFA (Therapy for Free Anxiety- Terapi Membebaskan diri dari rasa Cemas) – terapi yang menjadi ciri khas dan utama untuk membantu korban bencana  untuk melepaskam dari rasa cemas, takut, khawatir dan trauma – pukul 10.00 sampai pukul 11.00.

 

 

 

Pelayanan pengobatan diberikan kepada 100-an pasien dewasa dan anak anak oleh dr .Djoko Pramono dari Yayasan Anand Ashram dibantu oleh 6 rekan dari Aliansi Remaja Kediri( ARERI) mulai dari pendaftaran pasien, melakukan pengukuran tekanan darah dan membantu membagikan obat. Dari sebagian besar pasien dewasa mengeluh pusing, nyeri kepala dan susah tidur karena mereka masih trauma pada saat kejadian banyak yang tidak sempat mengungsi pada saat hujan batu yang merusakkan genting serta plafon rumah mereka bahkan ada yang sampai atapnya roboh tidak kuat menyangga hujan batu yang terjadi. Apalagi ada issue akan terjadi banjir lahar bila hujan terus turun. Sebagian besar pasien dirujuk untuk melakukan Terapi Relaksasi dan TherFA untuk menghilangkan kecemasan serta trauma saat erupsi Kelud terjadi.

 

 

 

Pelayanan Terapi Relaksasi yang diatur oleh Erwin sebagai ketua Tim melayani sekita 40-an orang, baik tua,  muda maupun anak-anak. Bahkan termasuk ibu berusia 100 tahun  yang masih kuat berjalan dari rumahnya untuk mendapatkan terapi.

 

 

 

Sesi TherFa(Therapy for Free Anxiety) – yang diikuti oleh lebih kurang 30-an orang dan dipandu oleh Triwidodo – membuat banyak wajah tampak lega. Beberapa ibu-ibu dan bapak-bapak merasa lega setelah bisa menangis dan terbebaskan dari rasa cemas, takut, khawatir yang menghantui mereka setiap hari. Teringat waktu mereka berkumpul di Balai Desa dan SD sambil bersembunyi di bawah meja. Dihujani batu-batu membara yang menghancurkan genteng dan merusak plafon. Mereka hanya bisa berlindung tanpa bisa berbuat banyak.

 

 

 

Di halaman sekolah dari pk.08.00 sampai dengan pk.10.00 berlangsung  Program Pesta Ceria Anak dipandu oleh Mira, Lily, Atik, Ardi dan Ayiek yang berjalan meriah, diikuti lebih dari 100 anak dari SDN Puncu 2. Mereka menyanyi bersama, menirukan berbagai  model tawa, permainan-permainan kocak yang mengundang gelak tawa. Pada program Pesta Ceria Anak tersebut diselipkan pemberian value pendidikan karakter. Anak-anak juga diajarkan beberapa gerakan yoga untuk membantu anak –anak memulihkan kecerian serta melepaskan rasa takut dan cemas yang mereka rasakan.

 

 

 

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama TIM PPSTK dan penyerahan kenang-kenangan buku “Think on These Things karya Anand Krishna serta kaos “ Aku Bangga Jadi Orang Indonesia”  kepada pihak Sekolah dan rekan-rekan Aliansi Remaja Kediri.

 

 

 

“Semangat selfless service atau berkarya tanpa pamrih pribadi, dan volunteerism atau jiwa kerelawanan bukanlah sesuatu yang baru bagi kita. Semangat gotong-royong  ini adalah bagian dari budaya kita, budaya nusantara. Demikian ditulis Anand Krishna dalam bukunya “Karma Yoga bagi Orang Modern, Etos Kerja Transpersonal untuk Zaman Baru.

 

“Berkarya Tanpa Pamrih Pribadi memberikan kebahagiaan tersendiri”, demikian kometar Sunarno dan istri, Pengasuh dari Sekolah Alam Ramadhani. Dan mereka bersyukur memperoleh kesempatan istimewa ini untuk turut berkontribusi.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Dr Djoko memeriksa pasien, kebanyakan sakit radang pernapasan

 

2 PPSTK G. Kelud Terapi Relaksasi jpg

Terapi Relaksasi

 

9 Terapi Ceria jpg

Pesta Ceria Anak-Anak

 

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Relawan Aliansi Remaja Kediri( ARERI) melakukan pendaftaran pasien, dan melakukan pengukuran tekanan darah

 

setelah therfa

Menangis karena lega usai Terapi penghilang Kecemasan-Therfa

 

DP ppstk rev.1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: