Renungan Sepasang Staf dari Sebuah Kantor Cabang

Pakdhe Jarkoni merenung lama di  beranda rumahnya yang terletak di jalan Anjasmoro, nama sebuah Gunung yang tetap megah sejak zaman Majapahit bahkan dari masa sebelumnya sampai dengan masa pemerintahan Republik Indonesia saat ini. Sebuah Refleksi muncul dari benak Pakdhe Jarkoni tentang sepenggal cerita Kantor Cabang Perusahaan Ismaya & Co Ltd, dimana Pakdhe dan Budhe Jarkoni mengabdi. Berlainan dengan semua kantor konvensional, di perusahaan tersebut suami istri diperbolehkan mengabdi dalam satu kantor. Jarkoni sendiri adalah singkatan dari ‘fasih berujar tidak bisa melakoni’. ‘Nickname’ tersebut cocok bagi pribadi Pakdhe Jarkoni. Sejak Guru Sekolah Dasar sampai Direktur Utama dan Komisaris Perusahaan ‘judheg’, kerepotan ngajari ‘laku’, ‘action’, tindakan pada Pakdhe Jarkoni yang suka merenung. Sudah ‘telmi’, telat mikir, ditambah ‘kuper’, kurang pergaulan lagi. Beruntung Gusti itu Maha Sabar, Maha Pemaaf, dan Maha Pengasih………………. Kantor Cabang Perusahaan Ismaya & Co Ltd sudah tidak dibekukan lagi, akan tetapi kedepan masih banyak peristiwa yang akan dialami Kantor Cabang tersebut. ‘Who Knows?’…………. Tiba-tiba Budhe Jarkoni datang, duduk dan memecah keheningan. Baca lebih lanjut

Iklan