Menerawang Sejarah Kota Balikpapan dan Mempelajari Sejarah Bangsa Indonesia

Balikpapan pada bulan April 2009

Kesan pertama ketika melihat Balikpapan pertama kali adalah kota yang hidup. Sepanjang jalan terasa mulus dan tertata. Jalan dari Bandara ke kota yang dapat dicapai kendaraan dalam waktu sekitar 20 menit, berada sejajar pantai dan dipisahkan pemukiman,perkantoran dan pertokoan yang tipis. Sekali-sekali terlihat pantai dan kapal berlayar.

Hotel berbintang bertebaran, angkutan kota banyak sehingga ada satu atau dua penumpang masuk sudah langsung berjalan. Pengemudinya kalem, tak ada rasa tergesa-gesa mencari setoran. Sopir taksi ke dan dari hotel nampak ekonomi keluarganya cukup. Harga makanan termasuk tinggi dibanding di wilayah Solo. Bandaranya sibuk, konon nomor tiga tersibuk setelah Jakarta dan surabaya, nampaknya banyak orang hidup dari minyak.

Kota Balikpapan adalah salah satu kota di provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Kota ini memiliki luas wilayah 946 km² dan berpenduduk sebanyak 535.829 jiwa (20 April 2005). Motto kota Balikpapan yaitu “Gawi Manuntung Waja Sampai Kaputing” (bahasa Banjar) yang artinya adalah ‘apabila memulai suatu pekerjaan harus sampai selesai pelaksanaannya’. Baca lebih lanjut

Iklan